Mesin Absensi Sidik Jari - Mesin Fingerprint 
March 29, 2019

Kenali Kecurangan Absensi Karyawan

Mesin Absensi Sidik Jari - Mesin Fingerprint KENALI KECURANGAN ABSENSI KARYAWAN

Mesin Absensi Sidik Jari – Bekerja sekarang sudah menjadi tuntutan hidup. Bekerja bisa disebut juga dengan berkarya. Berkarya dalam fikiran maupun dengan tenaga. Membahas soal bekerja, pada perusahaan biasanya ditetapkan beberapa peraturan, salah satunya adalah diwajibkan datang tepat waktu. Jika melanggar peraturan tersebut akan langsung dikenakan sanksi. Nah datang tepat waktu ini berhubungan dengan absensi karyawan. Tidak sedikit pula karyawan yang melakukan kecurangan absensi.

Kecurangan Absensi Karyawan

Kebanyakan orang Indonesia masih bekerja hanya untuk mempertahankan hidup dan mencari uang saja, hal ini mengakibatkan pekerjaan mereka tidak serius, cenderung main-main, lamban, bahkan berbuat curang. Mereka bekerja, yang penting hanya dapat uang, namun tidak bekerja dengan hati. Bahkan para karyawan, mereka sering bermalas-malasan di kantor, asalkan datang tepat waktu, dapat uang makan dan transport untuk pekerjaan lapangan, bisa browsing internet untuk pekerja kantoran atau mengejar surat tugas keluar kantor supaya mendapat uang dinas luar, bahkan mereka tidak ragu-ragu mengakali pengeluaran biaya dinas demi mendapatkan tambahan uang saku.
Banyak bentuk tindakan kecurangan mudah dilakukan apabila semua pihak tidak ikut bertanggungjawab. Semua bentuk kecurangan tidak melulu terjadi di dalam pemerintahan, lembaga, perusahaan, bahkan hampir seluruh tatanan masyarakat mudah sekali bertindak curang. Korupsi (corruption) mungkin adalah kejahatan kerah putih yang paling tua. Korupsi meliputi penyuapan, konflik kepentingan, pemberian tanda terima kasih yang tidak sah, dan pemerasan secara ekonomi. Korupsi adalah tindakan seorang pejabat atau petugas yang secara tidak sah dan tidak dapat dibenarkan memanfaatkan perkerjaannya atau karakternya untuk mendapatkan keuntungan untuk dirinya maupun kelompok, dengan melanggar kewajiban dan hak orang lain.
Bentuk kecurangan yang paling umum adalah penyalahgunaan aset. Delapan puluh lima persen dari kecurangan yang dimasukkan dalam penelitian ACFE (The Association of Certified Fraud Examiners) masuk dalam kategori ini. Aset dapat disalahgunakan secara langsung atau tidak langsung demi keuntungan si pelaku. Transaksi yang melibatkan kas, akun cek, persediaan, peralatan, perlengkapan, dan informasi adalah yang paling rentan disalahgunakan. Penyalahgunaan aset bisa disebabkan karena pengendalian yang lemah, contohnya, suatu sistem manajemen basis data yang tidak cukup membatasi akses ke catatan akuntansi, akan meningkatkan resiko penyalahgunaan aset.
Menanggapi kecurangan karyawan dalam pekerjaan adalah dengan membangun sistem manajemen dalam perusahaan. Sistem manajemen mutu (SMM) telah lama dirumuskan baik yang berskala regional maupun internasional. Sekarang telah banyak bermunculan badan sertifikasi sistem manajemen yang bertanggungjawab dalam menerapkan standar-standar sistem manajemen pada perusahaan, mereka menetapkan siklus peninjauan ulang setiap periodenya melalui proses audit.
Selama beradab-abad, praktik audit dikembangkan secara bersamaan, walaupun audit adalah profesi yang termasuk modern, kebutuhan akan penyelidikan atau lebih akrabnya adalah pemeriksaan (atestasi) independen terhadap berbagai akun secara konsisten jauh telah dilakukan dari sejak zaman Mesir kuno, kekaisaran Romawi, dan pada zaman terbentuk jalur perdagangan di abad pertengahan.
Menyelidiki karyawan yang curang dalam bekerja, paling mudah adalah dengan penggunaan teknologi seperti CCTV, selain dapat membantu dalam tindak kejahatan, alat ini efektif dapat menjadi saksi bisu dalam melihat peristiwa atau kegiatan pekerjaan. Seburuk apapun hasilCCTV itu pasti ada menunjukan bagaimana kegiatan disekitar kantor. Untuk menyelidiki kecurangan dalam hal kehadiran, bisa menggunakan mesin absensi sidik jari (Fingerprint). Dengan alat ini, seluruh karyawan dapat teridentifikasi melalui sidik jari, kemungkinan adanya penitipan absen maupun manipulasi data dapat diminimalisir. Yang tentu saja kedua alat tersebut selain kecanggihannya dapat berguna, tindak kecurangan bisa saja terjadi.
Umumnya sebuah perusahaan tidak terlepas dari penggunaan kendaraan sebagai alat bantu dalam mendukung opersional perusahaan. Untuk menyelidiki kendaraan saat ini telah banyak alat atau layanan untuk melacak keberadaan kendaraan dengan menggunakan teknologi GPSdan GSM/GPRS, sehingga dapat dipastikan dimana dan bagaimana kendaraan beroperasi serta tidak perlu kuatir akan kehilangan aset. Dengan penggunaan teknologi tersebut, karyawan tidak memungkinkan untuk berlaku curang dalam penggunaan kendaraan operasional.
Kegiatan memata-matai seseorang atau karyawan adalah upaya penyelidikan perusahaan untuk mencari informasi di lingkungan untuk kepentingan pimpinan. Seseorang ditugaskan untuk memantau lingkungan, mencari masalah potensial, masuk kedalam komunitas group dan diperintahkan untuk berbaur. Mereka bisa mengikuti kegiatan pekerjaan, lalu diam-diam mengamati kegiatan karyawan di sekitar mereka. Kegiatan ini tidak mudah dilakukan, jika pimpinan memilih karyawannya untuk memata-matai rekan lain. Apakah pimpinan tepat dalam memilih orang, ataukah jika pelaksanaan kurang profesional justru akan menimbulkan bumerang.

Terima kasih sudah mengunjungi website kami Mesin Absensi Sidik Jari. Semoga bermanfaat dan sukses selalu 🙂

Mitra Berkat Bersama adalah sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang penjualan mesin absensi sidik jari atau mesin absensi fingerprint, mesin absensi sidik jari murah dan akses kontrol pintu biometrik menggunakan deteksi sidik jari yang terbesar di Indonesia | Bergabung KLIK DISINI | 031-8274664 / 031-82516149 / 031-8477633 | Email : sales@mitraberkatbersama.com

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jl. Kebonsari No. 19, Surabaya
Indonesia

Maspion IT Lt. Dasar Blok E10-12
Maspion Square
Jl. Ahmad Yani No 73, Surabaya
Indonesia